Take a fresh look at your lifestyle.

Pulau Pasumpahan dan Legenda Si Anak Durhaka

Keindahannya menyimpan rahasia dari Legenda yang belum seluruhnya terungkap

780

Pulau Pasumpahan – Pulau ini langsung nge-hit di media social sejak diperkenalkan dan dibuka untuk wisatawan secara luas pada tahun 2015. Berada di wilayah Sumatra Barat yang sudah sangat terkenal dengan keindahan alam nya, pulau pasumpahan seperti bersumpah untuk menjaga nama baik Sumatra Barat ^__^.

Berawal dari rekomendasi dari seorang rekan dari Semen Padang untuk mengunjungi Pulau Pasumpahan, langsung saja kami menuju ke mbah Google untuk mencari referensi nya. Yang pertama keluar waktu itu adalah artikel dari Good News From Indonesia (GNFI) yang masih terus konsisten menceritakan berita positif dari indonesia, teruskan kawan ^__^b. Langsung saja setelah dari kota padang, danau singkarak dan maninjau dan bukit tinggi dengan jam gadang nya, kami memutuskan untuk melanjutkan ekspedisi Sumatra Barat kami (kali ini masih di seputaran kota padang) ke Pulau Pasumpahan.

Masih ingat tentang cerita anak durhaka, si Malin Kundang ? mendengar kata pasumpahan di kota padang, langsung saja teringat cerita tersebut, lantas menjadi pertanyaan apa hubungannya pulau ini dengan pulau pasumpahan? selama ini cerita Malin Kundang si Anak Durhaka adanya di Pantai Air Manis. Nah kalau batu malin kundang ada di pantai air manis, terus yang di pasumpahan ini apa? Menurut cerita warga sekitar dan beberapa artikel di situs internet, Wujud asli sangkuriang yang di kutuk menjadi batu oleh ibu nya itu adalah gunung yang mirip seperti orang bersujud di pasumpahan island ini. Sedangkan yang berada di pantai air manis itu adalah monumen yang dibangun oleh pemerintah untuk melestarikan legenda masyarakat sumatra barat.

Sebenarnya legenda Malin Kundang berasal dari Nagari Sungai Pisang di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Namun masyarakat lokal menyebutnya Si Poko, bukan Malin Kundang. Jalan cerita legenda mereka pun sangat mirip dengan cerita Malin Kundang si Anak Durhaka.

Menuju Pulau Pasumpahan

Untuk menuju pulau pasumpahan, ada dua jalur yang bisa dilalui, pertama bisa melalui pelabuhan pantai mentari, jaraknya tidak jauh dari kota padang. Disana kita bisa naik kapal / speed boat dan “menikmati” transportasi laut ini ke pulau pasumpahan selama satu sampai dua jam perjalanan laut.

Jalur kedua, bisa melalui nagari sungai pisang, di pantai pisang ini jarak ke pulau pasumpahan sangat dekat hanya sekitar sepuluh sampai lima belas menit perjalanan laut saja. Namun kita harus melalui perjalanan darat yang sebenarnya tidak jauh, tapi rutenya berliku, naik turun dan beberapa area jalanannya masih terjal dan sulit untuk dilalui kendaraan.

pelabuhan nagari pantai pisang
Pelabuhan Nagari Pantai Pisang

Kali ini kami memilih untuk tidak berlama-lama perjalanan laut, artinya kami mengambil jalur kedua yaitu menyeberang melalui pantai pisang. Pantai pisang ini bisa ditempuh selama 1,5 jam dari kota Padang. Dari kota Padang menuju Bungus kemudian masuk kewilayah pantai pisang harus menaiki gunung dulu baru turun lagi untuk menuju ke nagari pantai pisang. Sesampai di nagari pantai pisang kita disambut dengan pemandangan pantai yang dipenuhi dengan perahu nelayan dan perahu penumpang yang bisa kita sewa untuk menyeberang ke pulau pasumpahan. Jarak dari bibir pantai ke pulau hanya berkisar 10 menit dengan menggunakan kapal. Untuk biaya transportasi sangat terjangkau. Satu kali trip (PP) dikenakan tarif Rp. 35.000,- / Orang. Selain tarif kapal nantinya para pengunjung akan dikenakan tarif masuk pulau sebesar Rp. 15.000,-/Orang. Namun jika anda ingin bermalam hanya perlu membayar Rp. 25.000/ Orang. Tapi kali ini karena dikoordinir oleh rekan2 dari padang (*di traktir ni critanya) jadi kami ber tiga dari Gresik tidak mengetahui berapa total biaya rombongan yang dikeluarkan. Terima kasih banyak Pak Iskandar dan teman2 Semen Padang lainnya yang sudah menyempatkan diri menemani kami.

Langsung saja saya naik ke kapal untuk mengambil posisi PW di paling depan dibelakang pak supir yang sedang bekerja (hehehe naik delman donk :p )

away to pasumpahan island

Dan benar sekali, sekitar 10 menit kami sudah sampai di pulau tujuan. Sayang sekali saya tidak membawa dron untuk mengambil foto dari udara, pasti cantik hasilnya kalau difoto dari atas, air lautnya bakalan kelihatan sangat berwarna dan bentuk pulaunya kelihatan karena pulaunya tidak terlalu besar. Walhasil dengan berbekal kamera seadanya, saya ambil foto tepian pantai dari perahu sesaat sebelum mendarat.

Pasumpahan Island

Langit biru dengan matahari yang bersinar cerah tidak kunjung terlihat, hanya sekumpulan awan tebal yang menghiasi langit hari itu. Suasana redup dan mendung tidak menghalangi kami untuk langsung menikmati keindahan pulau ini. Langsung saja semua orang yang turun dari perahu mengambil foto-foto ditepi pantai sebagai kenang-kenangan. Karena waktu kami tidak banyak, langsung saja eksplorasi pulau dilakukan. Anak-anak muda bermain bola, lompat tali, berlarian, bermain pasir hingga masak-memasak dilakukan selama disini. Sampai turunlah hujan lebat yang mengguyur pasumpahan.

Playing around Pasumpahan Island #pasumpahanisland

Pasumpahan Island

Pasumpahan Island

Pasumpahan Island

Setelah itu, karena lapar dari pagi berangkat baru makan roti, akhirnya buka lapak sebentar untuk menikmati hidangan yang sudah disiapkan oleh teman-teman. Dan setelah makan langsung saja sebelum hujan tambah deras, saya langsung berkeliling pulau kecil ini untuk mengabadikan beberapa lokasi dalam foto. Bersamaan dengan saya, ada beberapa orang lain juga yang sedang asyik ber selfie ria, saling berfoto-foto dengan teman-temannya. Ada juga yang asyik bermain bola, bersantai di ayunan yang dikaitkan dipohon dan naik banana boat(beberapa foto nya bisa dilihat di gallery). Yang paling tidak boleh terlewatkan adalah foto group dengan pose hehehe…

Di pantai pulau pasumpahan ini banyak dijumpai ubur-ubur, jadi kita harus sedikit berhati-hati agar tidak terkena gatal akibat bersentuhan dengan ubur-ubur. Walaupun sudah berhati-hati, ternyata banyak juga yang setelah berenang dan bermain banana boat merasa gatal-gatal :D. Saya sendiri memutuskan untuk tidak naik banana boat karena tidak membawa baju ganti, walaupun akhirnya juga basah karena kena hujan deras.

Pasumpahan Island

Setelah puas menikmati indahnya pantai pulau pasumpahan, saya dan temen-teman memutuskan untuk naik keatas bukit yang katanya adalah perwujudan malin kundang yang telah dikutuk menjadi batu untuk menikmati view pulau pasumpahan dan pulau-pulau disekitarnya dari atas bukit sebelum hujan semakin deras. Dan benar saja sesampai diatas bukit dan masih ada 1 puncak lagi yang harusnya bisa kami naiki, hujan turun semakin deras, terpaksa kami harus berhenti sambil menunggu hujan agak reda karena jalan yang dilewati sangat licin untuk dilewati. Puncak malin kundang terakhir akhirnya tidak kami naiki karena sangat berisiko walaupun sudah disedikan tali untuk pegangan, karena sangat licin dan masih ingin hidup 😀 , akhirnya kembali ke pantai menjadi pilihan yang rasional hehehe…

Tidak terasa sudah hampir seharian kami berada di pulau, dan kapal yang kami tumpangi sudah menampakkan diri dan berarti kami harus siap-siap untuk pulang. Sebelum itu, sebagai kenang-kenangan, tidak lupa ambil foto bersama menjadi suatu kewajiban ^__^

Pasumpahan Island

Beberapa foto sewaktu di Pasumpahan bisa dilihat disini.

Tips

  1. Bagi rekan-rekan yang suka tantangan melaut, untuk menuju Pasumpahan bisa melalui Pelabuhan Pantai Mentari. Disitu anda akan menyebrang menggunakan perahu ke pasumpahan yang akan menempuh jarak 1 sampai 2 jam perjalanan :D. Sedangkan yang akan mabok laut jika melakukan perjalanan laut dengan ombak lumayan bisa menempuh perjalanan darat terlebih dahulu ke Bungus, tepatnya di Nagari Pantai Pisang dan menyeberang dengan menggunakan perahu dengan 10 – 15 menit perjalanan.
  2. Bawa selalu baju ganti walaupun tidak ada rencana untuk snorkling, berenang maupun naik banana boat. Karena curah hujan disana cukup tinggi sehingga bisa dipastikan akan basah kuyup.
  3. Bawa kamera untuk mengabadikan keindahan alam pulau pasumpahan. Juga untuk foto selfie 😀 . Untuk pehobi fotografi, perlengkapan lengkap akan sangat membantu untuk mengambil foto yang indah. Disarankan untuk membawa drone karena pasumpahan sangat indah jika dilihat dari ketinggian.
  4. Jika tidak ingin repot mengurus perjalanan, bisa menggunakan jasa travel lokal yang sudah berpengalaman mengantar wisatawan ke pulau ini.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.