Take a fresh look at your lifestyle.

Keraton Sumenep, Peninggalan Sejarah Yang Menarik Dikunjungi

682

Sumenep adalah kota yang cantik di sisi timur pulau Madura.  Kota ini selain memiliki obyek wisata yang menarik karena ada Keraton Sumenep di sana, juga karena memiliki pantai yang tidak kalah menarik.

Ini cerita jalan-jalan saya ke kota ini 6-8 Pebruari 2016.  Hari pertama cuma kita pakai buat perjalanan mengingat baru free dari kantor sore.  Daann Sumenep ini boleh dikatakan sebagai kota terjauh di Madura.  Untuk mencapai pulau Madura dari Surabaya kamu bisa lewat Jembatan Suramadu, atau naik fery melalui pelabuhan Tanjung Perak.

Sumenep ini merupakan kota paling timur alias paling jauh.  Lama perjalanan kira-kira 3 jam dari Surabaya. Jadi waktu itu karena mau ke Gili Labak yang skedulnya pagi, jadi mesti berangkat ke Sumenep sehari sebelumnya.

Cerita tentang Gili Labak bisa kamu ikuti di Cerita Gili Labak

Setelah pagi kita bermain-main di Gili Labak, sore kita sudah sampai lagi di hotel buat bersih-bersih badan dan istirahat bentar.  Malem kita nongkrong di Alun-Alun..

Alun-Alun Sumenep ini selain sebagai tempat yang enak buat santai, duduk-duduk di tamannya yang indah, juga banyak penjual makanan di sekitarnya.  Di samping itu di sini juga kamu bisa mengunjungi Masjid Agung Sumenep yang bentuknya keren, sekalian sholat lebih sip lagi.  Masjid ini dibangun setelah pembangunan Keraton Sumenep atas inisiatif Adipati Sumenep, Pangeran Natakusumo.

Jpeg
Masjid Agung Sumenep dari depan

Nah, di alun-alun ini juga kamu kamu bisa melihat satu kendaraan yang unik.. Mobil hias gitu lah, yang disewakan buat kamu keliling-keliling Alun-Alun.. Kayanya asyik juga

Jpeg
Mobil hias yang bisa mengantar kamu jalan-jalan keliling Alun-Alun Sumenep

Okay, selesai acara kita hari ini karena hari udah beranjak malam.

 

Next day, kita mau keliling-keliling Sumenep, dimulai dari Keraton Sumenep.  Letak Keraton ini di dekat Alun-Alun Sumenep.  Tarif masuknya cukup murah, kalo gak salah 2000 Rupiah per orang.

Di sini kamu bisa melihat benda-benda ini :

Jpeg
Qurán ini ditulis di tahun 1811 oleh Sultan Pakunataningrat Abd Rachman.  Konon kabarnya Qurán ini ditulis hanya dalam 12 jam!!  Sultan Pakunataningrat dikenal sebagai orang yang sakti. Konon kabarnya sudah bisa bahasa Arab sejak dalam kandungan 🙂
Jpeg
Ada juga baju perang
Ini yang namanya Sultan Pakunataningrat yang sakti itu

 

Jpeg
Kereta kencana.. Ada yang mau ikut???

Di Keraton Sumenep juga ada Pemandian Putri Keraton (Taman Sari) sebagaimana Keraton yang lain juga.  Pemandian ini memiliki 3 pintu yang konon ketiga pintu ini memiliki ‘khasiat’ berbeda-beda. Yuk cekidot..

Jpeg
Beginilah taman sari itu penampilannya sekarang.. Dulu kaya apa ya… hmmmm…
Jpeg
Nih khasiat pintu pertama..
Jpeg
Khasiat Pintu Ke 2..
Jpeg
Khasiat pintu ke 3… The most important thing ini ya….

 

Jpeg
Jpeg
Jpeg
Ini adalah view dari bangunan yang konon kabarnya untuk raja kalau mau melihat ke Taman Sari 😮
Jpeg
Yang ini disebut pohon lanang (laki-laki), dipercaya meningkatkan kesuburan 😀
Jpeg
Deretan kereta tempo doeloe
Jpeg
Ini namanya pohon wedok (perempuan).. Dipercaya menaikkan kesuburan 😀

Nah itu tadi foto-foto Keraton… Menarik buat dikunjungi

Nah, sekarang mumpung lagi di Sumenep, jangan lupa nih mencoba makanan khas Sumenep yang sangat terkenal.. Namanya Kaldu Kokot.., ada daging dan kuahnya gitu.. Ada kacang ijonya juga.. Enak pokoknya.. Kamu harus coba pokoknya kalau lagi di Sumenep!

Jpeg
Ini namanya Kaldu Kokot.. Makanan khas Sumenep yang wajib kamu coba

Itu tadi sekilas cerita jalan-jalan di seputaran Keraton..

Next mau cerita tentang pantai-pantai di Sumenep yang tak kalah indah yaitu pantai Lombang dan Slopeng…

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.