Take a fresh look at your lifestyle.

Dua Hari di Jogja, ngapain aja ya?

Jeep Wisata Merapi dan Jalan santai di Malioboro

1,561

Hanya punya waktu dua hari di jogja ? jangan khawatir, itu adalah waktu yang cukup untuk menikmati jogja walaupun pastinya tidak semua objek wisata bisa kita datangi. Oleh karena itu kita harus memilih dari sekian banyak objek wisata jogja. Mana ya yang kira-kira memungkinkan untuk ditempuh dalam dua hari di jogja. Tentunya dengan puas mengeksplorasi tempat-tempat tersebut, bukan terburu-buru karena terkejar target banyak tempat yang harus dikunjungi.

Beberapa waktu yang lalu, saya juga mendapatkan pengalaman hanya punya waktu dua hari di jogja. Sebenarnya di jogja nya lebih dari dua hari si.┬áTapi diluar dua hari itu ada acara nikahan saudara yang tentunya tidak bisa ditinggal untuk berwisata di jogja. Maklum lah… jadi tim penggembira dan juru foto keluarga ^__^ . Walhasil hanya tersisa 2 hari, sabtu, itupun hanya sore nya, karena acara sabtu pagi. Dan minggu sebelum Senin Pagi sudah harus pulang karena ada pekerjaan menunggu di kantor.

Day 1 – dua hari di jogja

Jeep wisata Merapi menjadi pilihan kami waktu itu. Walaupun sudah terlalu sore untuk naik, waktu itu sampai di meeting point jam 17.00. Tapi itu tidak menghalangi niat kami untuk tetapi naik ke gunung merapi dengan menggunakan jeep wisata. Kapan lagi bisa kesini ­čśÇ . Thanks to mbak Nofy (and family) dan mbak Dessy (and family) yang sudah ngajakin saya ngicipin jeep wisata. ^__^b

dua hari di jogja - jeep wisata merapi
Jeep Wisata Merapi

Karena hari sudah terlalu sore, kami tidak bisa memilih rute panjang hingga ke level tertinggi paket jeep wisata. Ambil paket medium saja hingga ke banker gunung merapi, hari sudah sangat malam. Oh iya, waktu itu kami menggunakan jasa travel Jeep Wisata Merapi untuk touring jeep.

Dalam perjalanan jeep wisata merapi, kami menempuh jalan makadam dan sebagian adalah bekas letusan gunung merapi. Kami melewati jembatan yang berisi bebatuan dan pasir yang masih banyak bekas lahar dingin merapi. Luar biasa nikmat Allah memang, bekas letusan gunung pun bisa menjadi ladang mencari rejeki warga sekitar. Mereka memanfaatkan nya dengan menambang pasir dan batu kerikilnya. Selain itu, tanah bekas lahar menjadi sangat subur untuk pertanian.

Pemberhentian pertama adalah museum letusan merapi. Disitu bisa kita temukan sebuah rumah bekas terbakar yang dijadikan museum. Ada beberapa barang bekas terbakar dipajang. Dan dinding rumah itu dipasang beberapa foto pas hari kejadian letusan gunung merapi.

Merapi Volcanoes Museum
Museum letusan merapi

Abandoned house after Merapi Volcanoes eruption @ Yogyakarta #merapijogja #jogja #gunungmerapi #museummerapi #jeepwisatakaliurang
Rumah yang dijadikan museum merapi

Kami tidak berlama-lama dimuseum karena hari sudah mulai gelap. Tujuan berikutnya adalah bangker atau tempat persembunyian jika terjadi letusan gunung. Diperjalanan, hari sudah benar-benar gelap sehingga perjalanan ke bangker menjadi perjalanan malam yang seru. Hanya beberapa jeep yang lewat, dengan lampu mobil yang menyala. Melewati jalan bebatuan menambah seru perjalanan kami kali ini.

dua hari di jogja - Perjalanan malam menuju bungker merapi
Perjalanan malam menuju bungker merapi

sesampai dibungker, kami memutuskan untuk istirahat sebentar melihat bungker yang sudah gelap gulita. Kami pun menikmati secangkir kopi di warung sebelah bungker untuk menghangatkan tubuh. Memang malam itu benar-benar dingin ditambah angin yang lumayan semilir yang bikin merinding. ­čśÇ

Sudah lewat jam delapan malam, akhirnya kami langsung memutuskan untuk turun. Tampaknya, pak driver jeep punya rencana untuk kami yang tidak mereka bilang sebalumnya. Dia hanya bilang kita akan melewati jalur yang berbeda dari jalur berangkat tadi. Kami percaya saja, kayanya akan menempuh jarak yang lebih singkat. Dan BOOOM… cipratan air membasahi beberap bagian baju kami. Nampaknya jeep yang kami tumpangi memotong melewati sungai. Benar-benar menjadi moment woww yang tidak kami sangka sebelumnya… apalagi kejadiannya malam hari, kami benar-benar tidak melihat ada sungai. Tahu gitu sudah saya rekam video untuk kenang-kenangan.

Dan hari pertama selesai setelah kembali ke meeting point dan saya diantar oleh kakak-kakak sepupu ke penginapan. Kami berpisah untuk malam ini karena penginapan kami berbeda.

Day 2 – dua hari di jogja

Minggu pagi menjadi hari kedua yang lumayan berat untuk mata. Karena malamnya sudah pulang larut. Pagi-pagi ibu-ibu sudah heboh ngajakin belanja oleh-oleh ke Pasar Bringharjo. Kebetulan kami menginap di dekat Malioboro tempat pasar Bringharjo berada. Hanya 10 menit kalau berjalan kaki dari penginapan. Akhirnya saya putuskan untuk melewatkan momen belanja ke pasar Bringharjo karena tidak tahu mau beli apa. Cukup lah diwakili saja hehehe…

Si Kakak (anak pertama saya) jadi ikut-ikutan tidak mau ke pasar. Akhirnya saya ada alasan untuk jalan-jalan sendiri ke Malioboro berdua bersama si Kakak. Biarkanlah yang pengen belanja selamat berbelanja. Saya menemani Kak Kinan yang pengen naik kuda (delman) berkeliling malioboro.

Itulah g enak nya kalau pergi dengan membawa banyak pasukan. Keinginannya jadi bermacam-macam yang kadang mengakibatkan kesulitan mengontrol waktu berkunjung karena saling tunggu-menunggu. Di pasar bringharjo saja si ibu-ibu menghabiskan waktu setengah hari sendiri. Mereka baru pulang ke penginapan setelah dhuhur. Waktu yang seharus nya bisa ke prambanan dan lain-lain jadinya hilang begitu saja. Apalagi ada beberapa saudara yang tinggal di jogja minta waktu ketemuan sore nya untuk makan mie jogja bersama.

Lalu apa saja yang saya dapat di Malioboro?

Malioboro memang sudah sangat terkenal dengan kongkow-kongkow kreatif dan kerajinan dan jajanan khas jogja. Sepanjang jalan malioboro kita bisa lihat banyak pedagang kerajinan dan baju / batik. Ditambah para seniman yang menampilkan kebolehannya menarik minat pengunjung. Sampai-sampai ada yang berdandan ala pocong dan sundel bolong berdiri diujung jalan malioboro. Mereka berharap ada yang mengajak berfoto dan mendapatkan upah jasa menemani berfoto.

Capek jalan kaki mengelilingi jalan Malioboro, akhirnya keturutan juga si Kak Kinan naik Delman. Saran buat teman-teman yang mau order delman untuk berkeliling Malioboro, tawar dulu sebelum kaget. Kusir delman pertama yang saya tanya harga sewa delman menawarkan harga yang tidak masuk akal. Menurut saya terlalu mahal kalau hanya untuk berjalan dari ujung ke ujung. Akhirnya saya cari delman yang lain yang menurut saya memberikan harga yang wajar.

Akhirnya ada seorang kakek dengan delman nya menawarkan untuk menggunakan jasa nya. Dengan humble dan memberikan harga juga lumayan wajar, akhirnya saya menggunakan jasa nya. Singkat kata kami berkeliling malioboro sambil mendengarkan cerita si Kakek Kusir dan berakhir didepan pasar bringharjo. Kontak ibu-ibu yang sedang belanja ternyata masih belum selesai juga. Akhirnya kami masuk ke toko kerajinan yang lumayan terkenal, Mirotta.

Didalam Mirotta banyak sekali kerajinan unik yang jarang bisa ditemui ditampat lain. Disajikan juga secara live orang ibu pengrajin batik yang sedang membatik. Dengan sabar beliau mengambil canting yang berisikan tinta, ditiupnya sebelum mengukirkan lukisan batik diselembar kain.

Batik, an Indonesian tranditional clothes #batik #jogja #terfujilah #fujifilmMasih ada setengah hari lagi sebelum mengakhiri petualangan hari ke dua dengan mie nyemek khas jogja nanti malam nya. Cepet-cepetan saya langsung meluncur ke Prambanan sebelum pintu masuknya ditutup. Sebenarnya ada dua pilihan candi yang mau saya datangi, tapi Borobudur terlalu jauh untuk ditempuh dengan waktu yang singkat ini.

Kami tidak lama didalam candi Prambanan, hanya sekilas menikmati keindahan candi dan sekitarnya. Yang pasti harus mengambil foto untuk kenang-kenangan. Langsung saja kami kembali ke penginapan dan dilanjut dengan makan malam mengakhiri hari minggu ini dengan mie jogja. (lupa nama rumah makannya apa hehehe…)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.